Showing posts with label Biologi SMP IX. Show all posts
Showing posts with label Biologi SMP IX. Show all posts

Ginjal Sebagai Organ Ekskresi Pada Manusia - Artikel Biologi

Setelah sebelumnya membahas "Sistem Ekskresi Manusia" selanjutnya mari kita bahas lebih mendalam salah satu organ ekskresi pada manusia yaitu "ginjal". Pernahkah kamu melihat ginjal? Apa yang kamu ketahui tentang ginjal? Ginjal merupakan alat penyaring darah yang bentuknya seperti kacang. Ginjal pada manusia terdiri atas 2 buah. Panjang ginjal antara 10 sampai 15 cm, beratnya lebih kurang 200 gram, terletak di dalam rongga perut bagian belakang agak ke atas dan di dekat tulang belakang. Kedudukan ginjal sebelah kiri lebih tinggi dari ginjal sebelah kanan. Tepat di atas ginjal kanan terdapat hati yang banyak menempati ruang.

Ginjal menyaring darah sebanyak 1.500 liter per hari, sehingga ada beberapa zat yang harus dibuang

Sistem Ekskresi pada Manusia - Artikel Biologi

Artikel Biologi - Setiap hari tubuh kita menghasilkan kotoran dan zat-zat sisa dari berbagai proses tubuh. Agar tubuh kita tetap sehat dan terbebas dari penyakit, maka kotoran dan zat-zat sisa dalam tubuh kita harus dibuang melalui alat-alat ekskresi. Sistem ekresi adalah proses pengeluaran zat-zat sisa hasil metabolisme yang sudah tidak digunakan lagi oleh tubuh. Sedangkan kebalikan dari sistem ini adalah sistem sekresi yaitu proses pengeluaran zat-zat yang berguna bagi tubuh. Alat-alat ekskresi manusia berupa ginjal, kulit, hati, paru-paru dan colon.
Hasil sistem ekskresi dapat dibedakan menjadi :

Sistem Indra pada Manusia - Artikel Biologi SMP

Indera manusia terdiri atas organ-organ tubuh yang sangat peka terhadap rangsangan tertentu. Ada lima macam indera pada manusia, yaitu mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit. Kamu tidak asing dengan alat indera manusia tersebut. Apakah kelima alat indera yang kamu miliki berfungsi dengan baik? Bagaimana cara mengetahuinya jika kelima alat indera tersebut tidak berfungsi dengan baik? Kelima alat indera ini akan berfungsi dengan baik jika:

  • saraf-saraf yang berfungsi membawa rangsangan bekerja dengan baik,
  • otak sebagai pengolah informasi bekerja dengan baik,
  • alat-alat indera tidak mempunyai kelainan bentuk

Istilah-istilah dalam Genetika - Artikel Biologi

Ada 7 Istilah-istilah dalam Genetika yang akan dibahas di sini, yaitu : Sel Diploid dan Sel Haploid, Genotip, Fenotip, Dominan, Resesif, Intermediet dan Hibrid.

1. Sel Diploid dan Sel Haploid 
Yaitu sel yang memiliki kromosom dalam keadaan berpasangan atau sel yang memiliki dua set atau dua perangkat kromosom. Misalnya sel tubuh manusia memiliki 46 buah kromosom yang selalu dalam keadaan berpasangan sehingga disebut diploid (2n) (di berarti dua, ploid berarti set/ perangkat). Sedangkan sel kelamin manusia memiliki kromosom tidak berpasangan . Hal ini

Adaptasi Makhluk Hidup - Artikel Biologi

Alam yang senantiasa berubah dan persaingan dengan makhluk hidup mendorong makhluk hidup untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi. Adaptasi dapat dilakukan dengan merubah pola makan, morfologi tubuh, dan beragam perubahan lainnya untuk dapat bertahan hidup. Kerang yang biasa tinggal di pantai melakukan adaptasi terhadap pengaruh ombak.

Ombak memberi tekanan pada cangkang kerang, sehingga terdapat perbedaan bentuk cangkang kerang sebagai adaptasi kerang terhadap lingkungannya. Kerang yang hidup di daerah berombak memiliki bentuk

Hukum Penurunan Sifat Mendel - Artikel Biologi SMP Kelas IX

Ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat yang diwariskan, cara sifat diwariskan, dan variasinya yang terjadi pada keturunannya disebut ilmu keturunan atau genetika. Seorang tokoh yang berjasa dalam mempelajari sifat-sifat yang diwariskan dari induk pada keturunannya ialah Gregor J. Mendel (1822 – 1884) sehingga ia dikenal sebagai bapak genetika. Dalam percobaannya, Mendel menggunakan tanaman kacang ercis atau kacang kapri (Pisum sativum). Adapun alasan Mendel menggunakan tanaman kacang ercis dalam percobaannya adalah:

  • Memiliki pasangan sifat yang kontras. 
  • Dapat melakukan penyerbukan sendiri. 
  • Mudah dilakukan penyerbukan silang. 
  • Mempunyai daur hidup yang relatif pendek. 
  • Menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak.